Porto
  • Tentang Kami
    • PROFIL BAPENDA
    • PROFIL PIMPINAN
    • VISI MISI
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • TUGAS POKOK & FUNGSI
    • KEPEGAWAIAN
    • STRATEGI DAN KEBIJAKAN
    • HUBUNGI KAMI
  • PAD
    • PAJAK DAERAH
    • RETRIBUSI DAERAH
    • HASIL PENGELOLAAN KEKAYAAN DAERAH YANG DIPISAHKAN
    • LAIN-LAIN PAD YANG SAH
  • PPID
    • Informasi Setiap Saat
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Berkala
    • Profil PPID Pelaksana
    • INFORMASI YANG DIKECUALIKAN
    • Permohonan Layanan Informasi Publik
    • JADWAL PELAYANAN INFORMASI PUBLIK
    • Permohonan Informasi
  • MEDIA SOSIAL
  • SISTEM INFORMASI
    • Antri samsat
    • Cek Pajak Kendaraan
    • Laju PKB
  • LAYANAN PUBLIK
    • WBS
    • KEBIJAKAN PRIVASI
    • FORMULIR PERMOHONAN INFORMASI
    • FORMULIR KEBERATAN INFORMASI
    • SPAN LAPOR
    • TATA CARA PERMOHONAN INFORMASI
    • TATA CARA PERMOHONAN KEBERATAN
    • TATA CARA PENGAJUAN PERMOHONAN PENYELESAIAN SENGKETA KE KOMISI INFORMASI
  • SAKIP
    • Laporan Kinerja
    • Renstra
    • IKU
    • Renja
    • Perjanjian Kinerja
    • Pohon Kinerja
    • Cascading
    • Rencana Aksi
    • Laporan Monev Rencana Aksi
    • DPA
    • TL Lap Hasil Evaluasi Akip Internal
    • Dokumen Pendukung Lainnya
    • Laporan TW I II III IV

Gubernur WH: PSBB Tangerang Raya Cukup Efektif

Gubernur WH: PSBB Tangerang Raya Cukup Efektif

 28 Apr 2020   499 dilihat
Sumber Gambar :

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menyatakan bahwa pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Tangerang Raya sejak Sabtu (18/4/2020) telah berlangsung cukup efektif. Kendati belum sesuai harapan, namun tetap kondusif dan mampu menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah zona merah tersebut. 

"Pelaksanaan PSBB cukup efektif meski belum sesuai yang diharapkan," ungkap Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) dalam teleconference Rapat Evaluasi Pelaksanaan PSBB yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo dan dipandu Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Senin (27/04/2020).

Dalam teleconference yang diikuti oleh Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin, sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju serta 17 gubernur itu, Gubernur WH mengungkapkan, sejak dilaksanakan PSBB di wilayah Tangerang Raya, kasus Covid-19 di Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang cenderung landai. 

"Peningkatan kasus hanya terjadi di Kota Tangerang," tambahnya.

Sebagai upaya Pemprov dalam antipasi dampak sosial masyarakat akibat wabah Covid-19, Pemprov Banten telah menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak dalam bentuk non tunai melalui perbankan yang telah bekerjasama dengan sistem by name by addres. Hanya saja, proses pencetakan kartu ATM (Anjungan Tunai Mandiri) memerlukan sedikit waktu. 

"Pemprov Banten akan menyalurkan bantuan jaring pengamanan sosial untuk 421.177 kepala keluarga yang terdampak covid. Untuk Kota Tangerang Selatan sebanyak 23.258 KK, Kabupaten Tangerang sebanyak 149.133 KK dan Kota Tangerang sebanyak 86.783 KK. Untuk wilayah PSBB akan diberikan bantuan bulanan sebesar Rp 600.000 per kk selama tiga bulan," ungkap Gubernur WH.

Terkait penyaluran, Gubernur WH mengusulkan kepada pemerintah pusat agar ada sinkronisasi sehingga waktu penyaluran bantuan bisa berbarengan. Selain itu, ia juga mengusulkan agar bantuan dari Kementerian Sosial RI dalam bentuk tunai khususnya di wilayah PSBB. Karena, pasokan sembako di Tangerang Raya cukup memadai.

Selain bansos, lanjut Gubernur, terdapat dampak sosial dari Covid-19 yang terjadi di Banten. Seperti di Tangerang Raya yang memiliki kurang lebih 15 ribu industri, hingga saat ini telah terjadi penambahan buruh yang PHK dan dirumahkan. Sehingga perlu ada sinkronisasi data dengan Kementerian Tenaga Kerja. 

Ia juga menyampaikan bahwa Pemprov Banten telah melakukan realokasi penganggaran untuk penanganan kasus Covid-19 di Provinsi Banten. 

Dalam sambutan pembuka, Presiden Jokowi menyatakan alat tes VCR sudah terdistribusi untuk tes massif ODP dan PDP. Pasalnya, perlu pelacakan agresif dan isolasi yang tepat dan baik. Juga sosialisasi cuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan harus terus dilakukan. 

Menurut Presiden Jokowi, apabila PSBB dipatuhi dan disiplin pelaksanaannya, dengan PSBB diasumsikan kasus Covid-19 bisa ditekan hingga 18 ribu kasus. Namun bila tidak disiplin bisa mencapai 32 ribu kasus. 

"Saya minta gubernur membawa masyarakat untuk patuh dan efektif dalam pelaksanaan PSBB," ujar Presiden.

Presiden Jokowi juga berharap para gubernur ikut mengawasi dan mengontrol bantuan sosial sehingga tepat sasaran. Agar merealokasi anggaran untuk penanganan Covid-19, bantuan sosial.masyarakat, dan bantuan ekonomi kecil.

"Realokasi dari belanja barang dan jasa, bisa setengahnya, tambahnya.

Masih menurut Presiden Jokowi, menyitir data IMF, pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi akibat Covid-19 hanya tumbuh 0,5 persen dari 5,3 persen yang telah direncanakan. 

"Bila salah penanganan, pertumbuhan ekonomi bisa minus," tambahnya.

Sementara itu Presiden Joko Widodo menjelaskan, bantuan sembako hanya untuk masyarakat Jabodetabek. Hal itu menghindari bantuan sosial yang diberikan dipergunakan untuk biaya mudik.

Presiden Jokowi juga bersepakat agar adanya sinkronisasi data pusat dan daerah sehingga tidak dobel data terkait penerima bantuan sosial. 

Dalam kesempatan itu Wapres KH Ma'ruf Amin mengharapkan supaya PSBB dijaga secara konsisten untuk mengurangi penularan. Mewaspadai pergerakan warga dari wilayah epicentrum dan para pekerja migran. Serta melakukan test massif dan isolasi efektif.

"Pengalaman Singapura, lonjakan kasus akibat kerumunan dan pemukiman padat," ungkapnya.

Wapres juga berharap gubernur membantu pendataan masyarakat yang tepat supaya diterima dengan baik. Serta mencegah perbedaan bantuan yang berpotensi menimbulkan konflik. (PRESS RELEASE HUMAS PEMPROV BANTEN)


Kota Serang, Senin 27 April 2020

Bagikan Artikel

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber bantenprov.go.id

  Facebook   Twitter   Whatsapp
  • Kabar Populer
  • Kabar Terkini
  • Prihatin Atas Musibah KH Ahmad Fudholi, Wagub Dimyati: Mari Doakan Beliau Segera Pulih
  • Pemprov Banten Terapkan Belajar dari Rumah Selama 3 Hari Mulai 7 September
  • Pemerintah Provinsi Banten Terapkan PJJ di Seluruh Satuan Pendidikan Selama 3 Hari
  • Lindungi Siswa dari Ancaman ISPA Vulkanik, Gubernur Banten Andra Soni Perpanjang PJJ
  • Pantau Gunung Anak Krakatau, Gubernur Banten Andra Soni: Prioritas Utama Keselamatan Masyarakat
  • Banten Naik Peringkat pada MTQ Nasional XXXI, Kini Duduki Peringkat ke-7
  • Wagub Banten A. Dimyati Puji Peran Aktif Pengusaha asal Pariaman dalam Menyerap Tenaga Kerja
  • Wagub Dimyati Ajak Masyarat Agar Doakan Banten Dijauhkan dari Bencana
  • 10 Hari Pencarian Kapal Arupadhatu I Berakhir, Gubernur Banten Andra Soni Puji Dedikasi Relawan di Selat Sunda
  • Soroti Batas Usia Kewarganegaraan di RUU HPI, Wagub Banten Dimyati: Idealnya 25 Tahun atau Lulus S-2
Statistik Kunjungan

Pengunjung Hari ini: 262
Pengunjung Kemarin: 270
Pengunjung Bulan ini: 32.880
Total Hits: 396.024
Total Pengunjung: 3.587.218

Kabupaten/Kota
  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Serang
  • Kab. Pandeglang
  • Kota Cilegon
  • Kab. Lebak
  • Kab. Tangerang
  • Kab. Serang
Popular Links
  • Press Release
  • Struktur Organisasi
  • Gallery Video
  • Kebudayaan
  • Permohonan Informasi
Hubungi Kami
  • Alamat:
    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani No.1, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.
  • admin@bantenprov.go.id
  • Senin - Jumat 9.00 - 17.00

Provinsi Banten © 2023. All Rights Reserved.